Klik Like yah..?

Kena Rematik, Terapi ke Baruttungnge

Publicado  Sabtu, 09 Juni 2012


Alam_Exotic.jpg
kompas
Air terjun Baruttungnge di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/6/2012). Obyek wisata ini kurang terawat.
TRIBUN ULAWENG, Baruttungnge — Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, memiliki obyek wisata alami nan indah, yakni sebuah air terjun eksotik yang terletak di Dusun Pacongkai Desa Canisirenreng Kecamatan Ulaweng. Air terjun Baruttungnge, demikian masyarakat setempat menyebutnya.
Air terjun Baruttungnge memiliki ketinggian 20 meter dengan air yang cukup jernih dan berada di tebing yang terjal dengan tiga tingkatan. Untuk sampai di kawasan obyek wisata ini, pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 25 kilometer dari Kota Watampone, Ibu Kota Kabupaten Bone.

Sayangnya, obyek wisata ini belum belum dikelola dengan baik dan kurang mendapat perhatian dari pihak pemerintah. Buktinya, akses memasuki kawasan wisata tidak beraspal dan hanya pengerasan seadanya.

Alhasil, kondisi tersebut membuat warga menjadi malas untuk melepas akhir pekan di tempat ini. Belum lagi, pengunjung harus menuruni jalan bebatuan terjal yang licin.

"Kalau datang ke tempat ini memang sangat susah. Tapi kalau sudah sampai, wah semua rasa capek jadi hilang, " ujar Ros salah seorang pengunjung obyek wisata ini, Sabtu (9/6/2012).
Menurut salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi wisata ini, air terjun Baruttungnge kerap dipakai sebagai alat terapi bagi warga yang sering terserang penyakit rematik.
"Biasa, banyak orang yang kena rematik datang ke sini, tidur di bawah air terjun karena katanya airnya kalau kena punggung sama saja dengan kita dipijat," ujar seorang warga bernama Pagaru.

Pihak pemerintah setempat saat dikonfirmasi terkait pengelolaan obyek wisata ini menjelaskan, sebenarnya tempat ini pernah dikelola pemerintah kabupaten. Namun, sekarang ini wewenang diberikan kepada organisasi kepemudaan.
"Sebenarnya dulu dinas pariwisata yang kelola langsung, tapi saya tidak tahu juga bagaimana prosesnya sehingga sekarang diberikan kepada Kwartir Praja Muda Kirana (Pramuka) Cabang Bone untuk mengolahnya dengan alasan hingga saat ini lokasi ini sering ditempati ajang perkemahan bagi organisasi Pramuka," ujar salah seorang pejabat Kecamatan Ulaweng, Andi Massalesse

0 komentar: